Cara Menanam Cabai di Polybag
![]() |
| Cara Menanam Cabai di Polybag, Sumber Foto : flickr.com |
dwiheryanto.com - Cabai
merupakan tanaman yang digolongkan sebagai sayur atau bumbu. Cabai sendiri
memiliki cita rasa yang pedas, sehingga sangat cocok digunakan sebagai bumbu
dapur. Jika dilihat dari segi ekonomi, cabai
merupakan tumbuhan yang bersifat fluktuatif (tidak tetap). Pasalnya jika
mendekati hari lebaran harga dari cabai ini meningkat drastis. Hal inilah yang
mendorong beberapa orang untuk membudidayakan cabai dan mencari keuntungan.
Namun, bagaimana jadinya jika anda merupakan orang kota yang memiliki minim
tanah ?
Budidaya cabai menggunakan polybag merupakan salah satu solusi bagi anda yang tinggal diperkotaan atau memiliki tanah yang minim. Menanam cabai menggunakan Polybag juga tidak sesulit dengan menanamnya di sawah. Bahkan bisa dikatakan lebih mudah di polybag karena kita dapat mengontrol pertumbuhannya setiap hari.Nah berikut akan saya sampaikan cara menanam cabai di polybag yang baik dan benar sehingga menghasilkan cabai yang berkualitas. Simak berikut ulasannya :
1. Pemilihan Benih
Pemilihan benih merupakan hal utama dalam menanam cabai. Karena sukses atau tidaknya adan dalam menanam cabai ditentukan oleh bibit yang sehat serta berkualitas. Ada dua macam benih cabai yang dijual dipasaran. Yakni jenis Hybrid dan Lokal, keduanya memiliki kelebihan di bidang masing – masing. Namun, jika anda masih dalam tahap “pemula” dianjurkan menggunakan benih lokal yang tergolong mudah dan tidak ribet dalam perawatannya. Adapun syarat – syarat dalam pemilihan benih yakni pilihlah bibit dari cabai yang masih segar berwarna merah terang dan tangainya juga belum keriput diutamakan dari cabai yang berbentuk besar.
2. Penyemaian Benih
Setelah pemilihan benih selesai kini selanjutnya adalah penyemaian. Penyemaian merupakan hal yang dilakukan untuk menumbuhkan benih (biji) menjadi bentuk tanaman kecil (benih) yang nantinya akan dipindahkan ke dalam media tanam atau polybag. Penyemaian dilakukan dengan tujuan untuk memilih benih cabai yang sehat sebelum dipindahkan ke polybag. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana pertumbuhan cabai tersebut seperti kerdil, cacat bahkan mudah terserang penyakit.
Untuk cara penyemaian cukup mudah yakni anda harus menyiapkan media tanam berupa tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 3 : 1. Kemudian letakkan benih dengan carak 3 x 3. Sebaiknya sebelum biji disemaikan direndam terlebih dahulu selama 3 jam.
3. Media Tanam dan Polybag
Untuk media tanam kita menggunakan tanah serta campuran lain. Yakni tanah, pupuk kompos, sekam padi dan arang sekam dengan perbanding 3 : 2 : 1 : 1. Campuran tersebut agar media yang dihasilkan menjadi gembur dan mudah menyerap air. Untuk menompang pohon cabai, pilihlah polybag dengan ukuran 30 cm atau lebih. Selain dapat menompang pohon cabai dengan kokoh juga agar siklus di dalam polybag menjadi rata dan teratur.
4. Pemindahan Bibit dan Perawatan
Penanaman bibit biasanya dilakukan setelah 3 – 4 minggu dari penyemaian. Sehingga bibit sudah memiliki daun dan batang yang lumayan kokoh. Tidak hanya manusia, tumbuhan juga bisa mengalami stress. Pasalnya pemindahan dengan waktu yang kurang tepat serta penanganan yang amatir dapat membuat tanaman menjadi stress. Nah, agar tidak stress anda bisa melakukan pemindahan dari bibit ke dalam polybag pada waktu pagi atau sore hari yang bertujuan untuk menghindari sengatan matahari.
Untuk perawatan cabai tidak begitu sulit. Pemupukan dapat dilakukan dalam sebulan sekalu menggunakan pupuk NPK dengan dosis satu sendok makan. Sedangkan untuk penyiraman bisa dilakukan sehari 2 – 3 hari tergantung kondisi tanah. Jika terlihat adanya bibit – bit penyakit segera semprot dengan inteksida, pestisida atau fungisida sesuai dengan penyakit yang timbul.
Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Cabai di Polybag dengan Mudah. Semoga bermanfaat dan tanaman cabai anda sukses menghasilkan cabai yang banyak juga berkualitas.
Budidaya cabai menggunakan polybag merupakan salah satu solusi bagi anda yang tinggal diperkotaan atau memiliki tanah yang minim. Menanam cabai menggunakan Polybag juga tidak sesulit dengan menanamnya di sawah. Bahkan bisa dikatakan lebih mudah di polybag karena kita dapat mengontrol pertumbuhannya setiap hari.Nah berikut akan saya sampaikan cara menanam cabai di polybag yang baik dan benar sehingga menghasilkan cabai yang berkualitas. Simak berikut ulasannya :
1. Pemilihan Benih
Pemilihan benih merupakan hal utama dalam menanam cabai. Karena sukses atau tidaknya adan dalam menanam cabai ditentukan oleh bibit yang sehat serta berkualitas. Ada dua macam benih cabai yang dijual dipasaran. Yakni jenis Hybrid dan Lokal, keduanya memiliki kelebihan di bidang masing – masing. Namun, jika anda masih dalam tahap “pemula” dianjurkan menggunakan benih lokal yang tergolong mudah dan tidak ribet dalam perawatannya. Adapun syarat – syarat dalam pemilihan benih yakni pilihlah bibit dari cabai yang masih segar berwarna merah terang dan tangainya juga belum keriput diutamakan dari cabai yang berbentuk besar.
2. Penyemaian Benih
Setelah pemilihan benih selesai kini selanjutnya adalah penyemaian. Penyemaian merupakan hal yang dilakukan untuk menumbuhkan benih (biji) menjadi bentuk tanaman kecil (benih) yang nantinya akan dipindahkan ke dalam media tanam atau polybag. Penyemaian dilakukan dengan tujuan untuk memilih benih cabai yang sehat sebelum dipindahkan ke polybag. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana pertumbuhan cabai tersebut seperti kerdil, cacat bahkan mudah terserang penyakit.
Untuk cara penyemaian cukup mudah yakni anda harus menyiapkan media tanam berupa tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 3 : 1. Kemudian letakkan benih dengan carak 3 x 3. Sebaiknya sebelum biji disemaikan direndam terlebih dahulu selama 3 jam.
3. Media Tanam dan Polybag
Untuk media tanam kita menggunakan tanah serta campuran lain. Yakni tanah, pupuk kompos, sekam padi dan arang sekam dengan perbanding 3 : 2 : 1 : 1. Campuran tersebut agar media yang dihasilkan menjadi gembur dan mudah menyerap air. Untuk menompang pohon cabai, pilihlah polybag dengan ukuran 30 cm atau lebih. Selain dapat menompang pohon cabai dengan kokoh juga agar siklus di dalam polybag menjadi rata dan teratur.
4. Pemindahan Bibit dan Perawatan
Penanaman bibit biasanya dilakukan setelah 3 – 4 minggu dari penyemaian. Sehingga bibit sudah memiliki daun dan batang yang lumayan kokoh. Tidak hanya manusia, tumbuhan juga bisa mengalami stress. Pasalnya pemindahan dengan waktu yang kurang tepat serta penanganan yang amatir dapat membuat tanaman menjadi stress. Nah, agar tidak stress anda bisa melakukan pemindahan dari bibit ke dalam polybag pada waktu pagi atau sore hari yang bertujuan untuk menghindari sengatan matahari.
Untuk perawatan cabai tidak begitu sulit. Pemupukan dapat dilakukan dalam sebulan sekalu menggunakan pupuk NPK dengan dosis satu sendok makan. Sedangkan untuk penyiraman bisa dilakukan sehari 2 – 3 hari tergantung kondisi tanah. Jika terlihat adanya bibit – bit penyakit segera semprot dengan inteksida, pestisida atau fungisida sesuai dengan penyakit yang timbul.
Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Cabai di Polybag dengan Mudah. Semoga bermanfaat dan tanaman cabai anda sukses menghasilkan cabai yang banyak juga berkualitas.
