Cara Budidaya dan Merawat Kelengkeng Pingpong Agar Cepat Berbuah

dwiheryanto.com - Kelengkeng Pingpong merupakan tanaman yang berasal dari negara Vietnam. Dinamai kelengkeng pingpong karena ukurannya seperti bolang pingpong. Jika dibandingkan dengan Kelengkeng diamon rivers, ukuran kelengkeng pingpong agak sedikit lenih besar.
Kelengkeng Pingpong
Sumber Foto : wikimedia.org
Untuk karakteristik buahnya, kelengkeng pingpong ini memiliki ukuran biji yang sedikit lebih besar serta daging yang berukuran sedang. Sedangkan untuk rasa dari buahnya, tidak udah diragukan lagi karena Buah Kelengkeng Pingpong memiliki rasa yang manis serta kadar lendir yang tergolong sedikit. Selain itu, kelebihan kelengkeng pingpong ini yakni memiliki dapat tumbuh dalam daratan rendah yang tidak dimiliki oleh jenis kelengkeng lain. Dan juga yang membuat kelengkeng pingpong ini banyak dibudidayakan yakni dapat berbuah lebih dari satu kali dalam setahun dan dalam sekali berbuah cukup banyak namun tidak sebanyak jenis kelengkeng diamon rivers.

Untuk penanaman kelengkeng pingpong bisa dibilang cukup mudah dan hampir sama dengan penaman kelengkeng lainnya. Berikut adalah cara – caranya :


  1. Penyiapan lahan bisa dilakukan dihalaman rumah ataupun disawah. Jika di swah anda bisa membuat badengan yakni tanah yang dibuat aliran air secara alami untuk mencegah tanah terlalu basah. Kemudian anda bisa membuat lubang untuk menaruh bibit atau tanaman. Untuk ukurannya disesuaikan dengan ukuran tanaman atau bibit tersebut. Dalam penanaman diperhatikan jarak antar pohon. Jarak ideal adalah sekitar 5 – 6 meter. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah ranting pohon bertabrakan serta akar agar penyerapan zat hara dilakukan secara maksimal
  2. Untuk media tanaman anda bisa melakukan perbandingan 1:1 yakni tanah dengan pupuk kompos. Disini saya merekomendasikan menggunakan kotoran kambing dari pada kotoran sapi. Karena kotoran kamping sidatnya tidak panas serta kandung phosfor lebih banyak.
  3. Penanamannya pun juga harus berhati – hati. Dalam penanaman dari polybag ke lahan harus dilakukan dengan menyobek atau melubangi bagian bawah polybag bukan dari samping. Hal ini bertujuan agar akar dan tanah tidak lepas saat proses penanaman.
  4. Penyiraman ada dapat lakukan dua kali dalam sehari, pagi dan sore. Hal ini bertujuan untuk menjaga tanah atau lahan tetap dalam keadaan lembab (tidak basah dan tidak kering). Jika pada sore hari tanah masih basah, anda cukup menyiramnya pada pagi hari karena lebih efektif saat stomata daun mulai terbuka.
  5. Melakukan pemangkasan pada saat tumbuhan Kelengkeng Pingpong ini sudah setinggi 1 – 2 meter dengan pola 1,3,9 dst ( sama seperti kelengkeng diaomon rivers) hal ini bertujuan untuk memperbanyak ranting pohon sehingga produktifitasnya akan meningkat dari pohon yang tidak dipangkas.

Anda tidak salah jika ingin membudidayakan kelengkeng pingpong, karena buahnya juga memiliki banyak manfaat. Manfaat Buah Kelengkeng Pingpong ini diantaranya


  1. Memiliki kandungan karbohidrat komplek yang cukup tinggi dari kelengkeng lainnya
  2. Dapat sebagai pertolongan pertama saat keracunan
  3. Memiliki zat alami anti depresan yang bisa menenangkan saat dimakan
  4. Dan memiliki kandungan yang baik untuk kulit. Bagi anda yang ingin memiliki kulit yang segar bisa
  5. mengkonsumsi secara rutin buah kelengkeng pingpong ini.

Demikian ulasan mengenai Budidaya dan Cara Merawat Kelengkeng Pingpong, tergolong  mudah bukan ? jangan lupa untuk memberikan semprotan zat anti hama yang dapat anda beli di toko tanaman guna mencegah hama atau ulat yang mememakan daun. Agar menghasilkan buah yang memiliki rasa maksimal.

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER