Deteksi Dini Serangan Stroke Bersama Fisioterapi

Sumber Foto : medicalnewstoday.com
dwiheryanto.com - Menurut WHO pada tahun 2014 Stroke merupakan penyakit No.1 penyebab kematian terbanyak di Indonesia dan penyebab utama kecacatan seumur hidup. Deteksi dini stroke sangat penting untuk meminimalisir konsekuensi yang berpontensi mengancam jiwa.

Resiko yang paling tinggi untuk terkena penyakit stroke pada usia di atas 50 tahun dan resiko ini akan terus meningkat seiring betambahnya usia. Orang - orang yang di diagnosa darah tinggi (hipertensi), diabetes dan penyakit jatung lebih beresiko terkena stroke.

Sebelum kita membahas bagaimana cara mendeteksi dini serangan Stroke. Kita harus tau dulu bagaimana Stroke terjadi ?. Stroke terjadi karena pembuluh darah yang membawah oksigen ke otak tersumbat (Iskemik) atau pecah pembulu darah otak (Hemoragik). Kekurangan oksigen pada otak dapat membunuh sel-sel otak yang berfungsi melayani bagian tubuh dan bagian tubuh yang dikendalikan oleh sel-sel otak akan berhenti bekerja.

Penyumbatan pembuluh darah dalam waktu singkat disebut dengan Transien Ischemic Attack (TIA).TIA terjadi akibat adanya goresan kecil pada pembuluh darah otak yang mengakibatkan gejalah seperti stroke berat akan tetapi gejala ini bertahan beberapa menit. TIA sering disebut Goresan Peringatan atau tanda akan ada serangan stroke berat.

Mengetahui tanda-tanda stroke dapat membantu kita untuk mendaptkan pengobatan dengan cepat dan mungkin menghindari kita dari stroke berat. Berikut tanda - tanda awal terjadinya stroke :

F.A.S.T (Face, Arm, Speech dan Time ) adalh singkatan yang dapat mempermudah kita dalam mengingat gejalah stroke.
  1. Face Droping atau Wajah turun yaitu salah satu sisi wajah kita turun atau tidak simetrik saat diminta tersenyum tidak terlihat rata.
  2. Arm Weakness yaitu dimana lengan terasa berat di satu sisi (lengan kanan dan kiri ) di saat di minta untuk mengangkat kedua lengan ke atas salah satu lengan akan terasa berat dan langsung jatuh ke bawah atau berat untuk mempertahakan posisi melawan gravitasi
  3. Speech Difficulty yaitu orang yang terkena stroke akan mengalami kesulitan berbicara, ucapannya akan terdengar samar-samar dan sulit di mengerti bagi lawan bicaranya. Speech Difficulty juga menyebabkan orang tersebut akan mengalami kesulitan mengulanginya dengan benar.
  4. Time On Call  yaitu telpon ambulan Rumah Sakit terdekat. disini ada baiknya kita menyimpan no telpon rumah sakit yang ada di sekitar rumah kita atau kamu juga bisa menghubungi layanan darurat 119. Ingat sekalipun gejalah stroke sudah hilang kamu tetap ke rumah sakit untuk di observasi dan catat saat gejala pertama kali muncul.
Itulah gejalah yang sering muncul ketika akan ada serangan stroke baik ringan dan berat. lakukan pemeriksaan kesehatan sacara rutin dan berkala. Mulailah menerapkan pola hidup sehat.

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER