Cara Menanam Bunga Krisan dan Perawatannya

dwiheryanto.com - Bunga Krisan merupakan salah satu bunga hias yang cukup populer di Indonesia walaupun bunga ini bukan berasal dari Indonesia. Dikenal dengan bunga seruni yang sering digunakan dalam acar pernikahan sebagai ornamen hiasan. Hal tersebut dikarenakan bunga ini cukup indah serta wangi dan memiliki berbagai macam jenis warna. Yakni Krisan Putih, Krisan Merah, Krisan Kuning dan Krisan Ungu.
Bunga Krisan
Sumber Foto : pixabay.com
Dari semua macam bunga krisan tersebut yang paling laris dipasaran adalah krisan putih.  Karena warna putih yang melambangkan cinta dan kesetian yang digunakan oleh kaum pria untuk menyatakan cintanya. 

Dalam hal penanaman dan perawatan bunga krisan tidak begitu sulit. Karena tanaman ini tergolong tidak rewel dan mudah beradaptasi dengan lingkungan. Namun, yang perlu diperhatikan adalah suhu dan kadar cahaya. Bunga ini akan tumbuh baik pada lingkungan yang memilikiu suhu antara 20 - 30 derajat celcius. Jika dibawah atau diatas dari suhu normal tersebut bunga krisan dapat layu dan mati. Sedangkan kadar cahaya digunakan untuk pertumbuhan bunga krisan. Selain disiang hari, malam hari tanaman ini juga memerlukan cahaya. Kita dapat mensiasati dengan menggunakan lampu bolam atau lampu listrik. 

Bagian pertama dalam penanaman bunga seruni yakni pemlihan bibit. Pemilihan bibit bisa anda beli di Toko Bunga atau Koperasi Bunga dalam bentuk tabur atau siap tanam. Namun, disini saya menyarankan untuk membeli bibit yang siap tanam saja walaupun harganya sedikit mahal. Dikarena agar kita dapat meilhat bibit tersebut secara langsung mulai dari kesehatan dan kesegaran bibit. 


Tahap selanjutnya yakni persiapan pot dan juga media tanam. Pot yang digunakan saya menyarankan ukuran medium saja, agar setelah tumbuh akar dari tanaman bisa cukup leluasa untuk pertumbuhannya. Jangan pua untuk membolongi bagian bawah pot agar sistem perairan dapat berjalan lancar dan jangan sampai air mengendap dipot yang dapat menyebabkan kebusukan pada akar dan batang.  

Media tanam yang digunakan adalah campuran dari Pasir, Tanah Hitam dan Pupuk Kompos dengan perbandingan 1:1:1. Anda campurkan semua bahan diatas selanjutnya taruh didalam pot. Pupuk kompos yang digunakan bisa menggunakan kotoran kambing ataupun sapi yang sudah kering. 

Setelah menyiapkan media tanam yakni proses penanaman. Dalam proses penanaman bunag krisan ini paling tepat yakni pada musim penghujung hujan atau pada bulan maret dan april. Pada bulan tersebut kondisi udara sedang dalam kondisi hangat – hangatnya karena transisi dari musim hujan ke musim panas. Kondisi hangat antara 20 - 30 derajat celcius merupakan suhu optimal untuk pertumbuhan bunga ini. Namun, jika anda hanya menanam beberapa bibit saja mungkin sewaktu – waktu bisa. Tetapi jika anda ingin budidaya bunga krisan ini dalam jumlah banyak pemilihan waktu tanam harus diperhatikan.  

Kemudian proses perawatan bunga krisan setelah dilakukan penanaman.  Perawatan yang pertama yakni penyiraman. Bisa anda lakukan pada pagi dan sore hari. Hindari menyiram bunga pada malam hari. Selain itu, anda juga harus mengindari menyiram pada bagian daun dan bunga, jika sudah berbunga. 

Pemupukan dilakukan setelah bunga cukup dewasa. Ada berbagai jenis pupuk yang bisa anda gunakan yakni dengan kandungan borak, H2O, MNSO4 dan Kritalon Hijau. Semua pupuk tersebut dapat membantu proses pertumbuhan dan proses pembungaan biar berbunga lebih cepat. 

Sekian ulasan mengenai Cara Menanam Bunga Krisan, mudah bukan ? mungkin proses penanamannya lebih mudah dari menanam bunga mawar dan melati.

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER