Posisi Tidur Yang Baik Bagi Pasien Stroke

dwiheryanto.com - Posisi Tidur Yang Baik Bagi Pasien Stroke, Stroke merupakan penyakit yang timbul akibat dari terhambatnya aliran darah ke otak. Penyakit ini sulit di prediksi penyebabnya tapi sering terjadi pada pasien pederita darah tinggi (hipertensi).
Posisi Tidur Yang Baik Bagi Pasien Stroke
Tidur Miring Kanan
Sumber Foto : burkhardtpt.com
Pasien pasca stroke akan mengalami cacat sementara atau permanen jika tidak ditangani serius. Pasien Pasca Stroke akan mengalami, kelumpuhan (plegia), kelemahan (parese) pada satu sisi kiri atau kanan (hemiplegi/hemiparese) atau juga bisa kedua-duanya tetraparese (kelemahan keempat anggota gerak). Disini Posisi Tidur Pasien Stroke sangat penting dalam menjaga kekuatan otot terutama otot-otot postur. Selain dapat menurunkan kekuatan otot posisi tidur pasien stroke yang salah dapat menimbulkan berbagai komplikasi lainnya seperti dekubitus, keterbatasan luas gerak sendi, kontraktur (pemendekan otot), gangguan sirkulasi darah dan bengkak pada pergelangan tangan dan kaki sisi yang lemah.

Berikut Posisi Tidur Pasien Stroke, pada artikel ini saya contohkan hemiparese sinistra ( kelemahan otot anggota gerak sebelah kiri ) jadi sisi yang lemah tubuh sebelah kiri :

1. Posisi tidur miring kekanan
Posisi miring kekanan dengan posisi lemah berada diatas (lengan dan kaki kiri) posisikan lengan kiri lurus sejajar dengan bahu dan berikan sanggahan lalu untuk posisi kaki juga sama berikan topangan bantal buat kaki kiri. Usahakan kepala sejajar dengan tulang belakang bila tidak sejajar bisa diberikan bantal tipis disamping pinggang.

2. Posisi tidur miring kekiri
Tidur miring kekiri berarti posisi yang lemah berada dibawah tertindih badan, untuk itu jika ingin miring kekiri tulang belikat harus digeser kedepan dengan posisi lengan sampai kejari-jari kiri lurus ke depan sejajar dengan bahu. posisi kaki kiri di tekuk kebelakang posisi kaki kanan tekuk kedepan sambil di kasih bantal agar tersangga hindari pemberian bantal pada tangan agar tangan kiri yang lemah tidak tertekan. Usahakan kepala sejajar dengan tulang belakang bila tidak sejajar bisa diberikan bantal tipis disamping pinggang.

3. Posisi tidur terlentang
Bagi pasien stroke tidur terlentang dapat mempercepat kelemahan otot terutama otot postur jadi hindari posisi tidur terlentang terlalu lama. Jika ingin tidur terlentang berilah sanggahan bantal pada bahu sampai ke jari-jari tangan dengan posisi telapak tangan menghadap atas dan pada kaki juga diberikan sanggahan agar lutut tidak kesamping tapi ke arah atas.

Ubah posisi setiap 3 atau 4 jam sekali siang dan malam atau selama 24 jam dan hindari mengunakan kasur dan bantal yang empuk. Hidari juga posisi kasur yang dilantai gunakan kasur yang tinggi sebatas lutut pasien untuk memudahkan pasien dari duduk ke berdiri. Semoga bermanfaat baca juga Cara Merawat Pasien Stroke di Rumah Bersama Fisioterapi

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER