Cara Merawat Kelengkeng Aroma Durian agar Cepat Berbuah
| Kelengkeng Aroma Durian Sumber Foto : wikimedia.org |
dwiheryanto.com - Cara Merawat Kelengkeng Aroma Durian agar
Cepat Berbuah – Kelengkeng Aroma Durian memiliki nama latin yakni Dimocarpus Logan. Kelengkeng ini
merupakan jenis yang cukup banyak dibudidayakan baik untuk dikonsumsi sendiri
buahnya ataupun dijual untuk umum. Hal tersebut karena karakteristik dari buah
kelengkeng aroma durian yang cukup istimewa.
Memiliki buah yang rasanya manis
serta daging yang tebal dan biji yang relatif kecil membuat seseorang yang memakan
buah ini akan merasa sangat puas. Selain itu, karakteristik dari buah
kelengkeng ini adalah sedikit lendir yang dihasilkan. Sehingga saat kita
memakan buah ini tidak akan terasa lengket di bibir.
Untuk ciri – ciri pohon kelengke aroma durian
ini yang cukup mecolok yakni daunya yang berbentuk menyirip dan melengkung di
tepi kiri dan kanan. Untuk bagian batang dan yang lainnya hampir mirip dengan
jenis kelengkeng yang lainnya. Selain memiliki buah yang rasanya enak, yang
membuat tanaman ini banyak dibudidayakan yakni produktifitasnya yang tinggi.
Yakni bisa berbuah lebih dari dua kali dalam setahun. Ya, semua itu tidak
telepas dari perawatan Kelengkeng Aroma Durian yang bagus. Nah, berikut akan
saya sampaikan bagaimana Cara Merawat Kelengkeng Aroma Durian yang Benar.
1. Pemilihan Bibit
Pemilihan bibit merupakan kunci keberhasilan
dalam malakukan budidaya yang akan mempengaruhi hasil. Pemilihan bibit yang
baik akan memberikan hasil yang baik pula, begitu sebaliknya. Untuk pemilihan
bibit, pilih yang terlihat segar baik daun dan batangnya. Kemudian lihat pada
bagian batang, pilih yang batanya lurus dan tegak.
2. Persiapan Lahan Penanaman
Tanaman kelengkeng aroma durian ini cocok
ditanam didaratan rendah denag ketinggian sekitar 300 – 500 mdpl. Sama seperti
budidaya tanaman lain, lahan juga harus bersih dari tanaman liar, rumput dan
hama. Hal ini bertujuan agar penyerapan zat hara dari dalam tanah dapat
terfokus ke pohon kelengkeng yang anda tanam.
Setelah menemukan lahan yang cocok selanjutnya
yakni penanaman pohon sebelum ditanam sebaiknya anda lakukan penggalian lubang,
untuk ukuran disesuaikan dengan bibit pohon. Kemudian bisa anda diamkan lubang
tersebut selama 2 – 3 hari untuk mensterilkan dari jamur ataupun bakteri.
Proses penanamannya, bisa kita mulai dari merobek
polybag pada bagian samping. Hati – hati jangan sampai tanah di dalam polybag
ambyar dan terpisah dari akar pohon. Karena hal tersebut akan mempengaruhi pohon
akan hidup atau tidak.
3. Penyiraman dan Pemupukan Tanaman
Setelah melakukan penanaman bibit selanjutnya
anda bisa mulai melakukan penyiraman. Penyiraman bisa dilakukan pada pagi dan
sore hari. Jika musim hujan anda bisa menyiramnya setiap pagi saja. Hal
tersebut untuk mencegah tanah menjadi becek dan akan menyebabkan pembusukan
pada akar.
Untuk pemupukan anda bisa memberikan pupuk AG
Green. Berikan 1/3 paket AG Green pada pohon kelengkeng yang sudah memiliki
umur 5 tahunan. Selanjutnya jika pohon sudah berbuah kecil "pentil" anda bisa
memberikan pupuk AG Blue dengan dosis 500 gram untuk setiap 20 kg buah dan
dapat diberikan setiap dua minggu sekali.
4. Pemberantasan Hama
Hama menjadi salah satu masalah dalam bercocok
tanam. Nah, untuk mencegah hama datang ataupun membasminya saya menyarankan
untuk menggunakan Antilat dengan dosis 4 tutup botol untuk 17 liter air dan
bisa anda berikan setiap 5 hari sekali. Atau anda juga bisa menggunakan
insektisida Nopatek dengan dosis yang sama.
Demikian ulasan mengenai Cara Merawat
Kelengkeng Aroma Durian agar Cepat Berbuah, perhatikan setiap tumbuh kembang
pohon pada saat pemindahan ke bibit. Agar jika ada kejanggalan dalam
pertumbuhannya dapat segera diatasi. Agar produktifitas yang dihasilkan
maksimal.